Panene Udang di Kampus Serang, Direktur Tekankan Peran Strategis Tefa Bagi Transformasi Politeknik AUP
#SahabatBahari, Teaching Factory (Tefa) Politeknik AUP Kampus Serang berhasil mengoptimalkan aset melalui panen udang vaname siklus II pada tanggal 26 Januari 2026. Panen dilakukan pada dua petak budi daya dengan masa pemeliharaan 100 hari. Hasil panen pada siklus II ini melampaui 1,5 ton udang vaname dengan ukuran 77 ekor per kilogram.
Kegiatan ini menunjukkan penerapan pembelajaran berbasis industri yang melibatkan langsung taruna dalam seluruh proses budi daya. Tefa Budidaya Udang Skala Mini dengan Empang Plastik (Busmetik) Kampus Serang ini turut berperan dalam transformasi Politeknik AUP menuju pusat unggulan pendidikan tinggi vokasi yang berdaya saing global pada tahun 2035.
Seluruh tahapan budi daya udang vaname, mulai dari persiapan tambak, pembenihan, penebaran benur, perawatan, hingga proses panen, dilaksanakan langsung oleh taruna program studi Teknologi Akuakultur dengan mengacu pada kaidah Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB) dan Cara Budi Daya Ikan yang Baik (CBIB).
Panen dilakukan menggunakan jaring trawl untuk setelahnya dilakukan penyortiran, penimbangan, hingga pengemasan udang. Melalui praktik ini, taruna tidak hanya dilatih secara teknis, tetapi juga dipersiapkan untuk menjadi enterpreneur muda yang mampu membangun sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.
Teaching Factory di Politeknik AUP Kampus Serang menjadi bagian penting dalam pengembangan Tefa berbasis industri sebagai satu dari tujuh pilar strategis menuju kemandirian institusi Politeknik AUP. Hal tersebut merupakan upaya transformasi Politeknik AUP menuju pusat unggulan pendidikan vokasi yang memiliki daya saing internasional dan kemandirian fiskal yang berkelanjutan.
Direktur Politeknik AUP, Dr. Aris Widagdo, A.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa Tefa bukan sekadar tempat simulasi, tetapi pabrik nyata yang mampu menghasilkan produk layak ekspor. Melalui penguatan Tefa tersebut, Politeknik AUP menargetkan transformasi menuju enterprise vokasi global pada tahun 2035.